Thursday, December 17, 2015

10 Tradisi Seksual Dari Berbagai Negara Dunia Ini Bikin Geleng-Geleng Kepala!

Tags


Kehidupan seksual memang tidak bisa lepas dari manusia bahkan makhluk hidup lainnya.
Sudah menjadi hal kodrati jika seseorang yang sudah dianggap cukup umur ingin memenuhi kebutuhan itu dengan cara pernikahan, tapi tahukah kamu, rupanya di belahan dunia lain ada beberapa wilayah yang masih memiliki tradisi seksual yang nggak wajar, penasaran? Simak ulasannya berikut!

Mardudjara, suku pemotong organ intim pria
Buat kaum adam siapa sih yang belum pernah disunat? Proses memotong scrotum pada organ vital pria ini juga dilakukan oleh suku Mardudjara Aborigin dari Australia, katanya sih lebih mengerikan, suku ini memotong organ intim para pria di sana dengan cara ditarik sampai memanjang trus darahnya dibiarkan menetes... Tradisi ini lebih dikenal sebagai tradisi kejantanan!

Pernikahan sementara
Kawin kontrak mungkin sudah menjadi hal biasa di Indonesia, apalagi di daerah Bogor, banyak para antum-antum melakukan kawin kontrak dengan para wanita di Indonesia, mungkin para antum-antum ini terinspirasi dari budaya Timur Tengah, lebih tepatnya di Iran, yang dimana jika ada pasangan muda yang ingin berhubungan seks namun belum menikah bisa meminta pernikahan sementara. Enak banget yak?!

Trobrianders, suku berhubungan seks saat belia
Lain halnya dengan salah satu suku di Papua Nugini ini, dimana suku ini memiliki kebiasaan yang bisa dibilang buat kita semua geleng-geleng kepala, bagaimana tidak? Anak-anak di sana boleh melakukan hubungan seksual pada usia 6-8 tahun untuk wanita, sedangkan pria harus berusia 10-12 tahun...

Berbagi istri di Nepal
Masalah warisan ternyata bikin galau orang Nepal, pasalnya keluarga dengan lebih dari satu istri akan dengan pembagian tanah yang semakin njelimet, nah untuk mensiasatinya, biasanya suku pedalaman di sana mencarikan satu istri untuk anak-anak mereka biar bisa hidup bersama tanpa membagi tanah keluarga... Kalau lagi mupeng ya digilir gitu broooooo....

Saut d'Eau, tradisi voodoo seksual
Banyak wisatawan mancanegara yang berpergian ke Haiti pada pertengahan tahun, kenapa? Karena di bulan Juli, ada sebuah ritual cabul di air terjun Saut d'Eau, yang dimana banyak penduduk asli yang telanjang menari-nari, menggeliat di dalam lumpur yang bercampur darah hewan kurban seperti kepala sapi dan kambing.. Yieks!

Wodaabe, suku pencuri istri
Kalau di Indonesia ada kolor ijo yang diam-diam suka menggerayangi para ibu-ibu di malam hari, di suku Wodaabe di Nigeria, Afrika Barat ini justru berbeda, nggak cuma menggerayangi, tapi lebih dari itu, mereka bahkan suka menculik para istri di dalam festival tahunan Gerewol, yang dimana para pria memakai makeup dan kostum lalu menari-nari di depan para wanita.

Bagi wanita yang tertarik otomatis menjadi istri dari para suku ini, meski setatusnya milik pria lain, wow.... mudah banget ya?!

Adegan seksual publik di Sungai Nil
Dilansir dari Sex and Society, dulu dalam tradisi Mesir kuno ada sebuah kepercayaan yang menyebutkan bahwa pasang surut aliran Sungai Nil dipengaruhi oleh enjakulasi Atum, dewa penciptaan, makanya banyak raja-raja disana yang doyan banget onani di sungai Nil, ritualnya dengan cara para pria berbaris menghadap sungai trus di sungai ada para wanita yang menari-nari bugil diatas perahu, kalau udah enjakulasi trus onani deh... wkwkwkwkwkwk!

Hubungan pria tua dan pemuda di Yunani
Masih di Yunani, selain melegalkan homoseksual, disana juga ada tradisi aneh, yaitu paiderastia, dimana seorang laki-laki tua menjalin hubungan dengan seorang yang berumur lebih muda, kayak pedofil gitu.... hueeeks!

Sambians, suku peminum air mani
Denger-denger nih, di Papua masih ada tradisi seksual yang aneh lho, tau nggak kalau anak-anak suku pedalaman ini yang berumur 7 tahun harus hidup terpisah dari ibu mereka, trus udah gitu mereka harus hidup bersama para pria dewasa, lebih parahnya lagi mereka diwajibkan minum air mani dari para tetua lho... hueks!

Homoseksual demi status sosial yang lebih tinggi
Mendengar homoseksual pasti kita kebayang soal LGBT, dimana akhirnya pemerintah Amerika Serikat melegalkan perkawinan sesama jenis di seluruh negara bagian di wilayah Paman Sam. Tapi hal ini bukan kali pertama, beribu-ribu tahun jauh sebelum negara adidaya ini lahir, di Yunani sudah pernah melegalkan hal serupa, bangsa Yunani kuno percaya saat itu, bahwa mereka yang lebih aktif dalam seks, tak peduli dengan siapa, akan mendapat status sosial lebih tinggi serta sebaliknya untuk yang pasif lebih rendah. - Sumber


EmoticonEmoticon