Sunday, January 25, 2015

Apa Kamu Percaya? 5 Lokasi Di Universitas Ini Sering Memakan Tumbal?

Tags


Universitas Trunojoyo Madura (UTM) merupakan satu-satunya universitas negeri yang ada di Madura. Pada awalnya, universitas ini sengaja dikhususkan untuk para generasi muda Madura yang ingin melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Tetapi sekarang, universitas ini tidak hanya menampung anak-anak Madura saja, tapi juga anak-anak dari luar pulau Madura. Khususnya pulau jawa seperti, Sidoarjo, Lamongan, Madiun, Bekasi, Bogor, Jakarta, serta dari luar pulau jawa, seperti Papua dan Medan.


Universitas yang memiliki gedung rektorat dengan sebelas lantai tersebut dikenal sebagai Universitas negeri yang memiliki gedung rektorat tertinggi se-Jawa Timur. Selain itu, Universitas ini juga memliki gedung-gedung tinggi yang lain seperti, gedung Cakra, Ruang Kuliah Bersama (RKB) dari RKB A sampai RKB G yang masing-masing memiliki tiga lantai.
Namun, dibalik pembangunan gedung-gedung yang ada di Universitas Trunojoyo Madura terdapat peristiwa yang janggal. Setiap pembangunan gedung-gedung tersebut selalu terjadi peristiwa yang sama, yaitu kematian salah satu tukang bangunan ditengah proses pembangunan sedang berlangsung. Diantaranya:

Gedung Cakra
1
Gedung Cakra adalah salah satu gedung yang ada di Universitas Trunojoyo Madura yang dijadikan sebagai perpustakaan sekaligus Aula dilantai paling bawah. Ditengah proses pembangunan gedung yang terdiri dari lima lantai ini ternyata menewaskan salah satu tukang bangunan yang jatuh dari lantai empat.

Gedung ruang kuliah bersama B (RKB B)
2
Di tengah proses pembangunannya, RKB B juga sempat menewaskan salah satu bapak yang sedang bekerja membangun gedung tersebut. Tetapi, meski terjadi hal demikian, tidak pernah ada kejadian aneh atau semacam kejadian horor yang dijumpai pada malam hari. Para mahasiswa ataupun satpam tidak pernah mengaku mendapatkan kejadian mengerikan ketika sedang berada di RKB B pada malam hari.

Gedung RKB D
3
Tidak ketinggalan juga RKB D. Gedung ini juga mengalami peristiwa yang sama. Proses pembangunannya juga sempat memakan korban. Yaitu dengan meninggalnya salah satu pekerja karena mengalami kecelakaan ketika sedang membangun gedung ini. Namun, tidak berbeda dengan gedung RKB B, tidak pernah ada kejadian mengerikan pada malam hari. Bahkan, gedung ini dijadikan sebagai tempat berkumpulnya mahasiswa mengerjakan tugas pada malam hari karena fasilitas Wifi-nya yang bagus.

Gedung Rektorat
4
Gedung inilah yang menjadi icon dikenalnya Universitas Trunojoyo Madura. Namun, proses pembangunan gedung ini pun tidak lepas dari peristiwa mengerikan seperti pembangunan gedung-gedung yang lain. Pembangunan gedung ini juga sempat menewaskan salah satu pekerja yang sedang bekerja melakukan pembangunan gedung ini.

Kolam tempat praktek mahasiswa jurusan Ilmu Kelautan
5
Kolam yang dibuat pada tahun 2014 kemarin ini juga mengalami kejadian yang sama seperti pembangunan gedung-gedung yang lain. Dimana ada salah satu pekerja yang meninggal ketika proses pembuatan kolam ini berlangsung. Pekerja tersebut mengalami kecelakaan yaitu jatuh ke dalam kolam.
Sejauh ini, peristiwa yang terjadi pada pembuatan tempat praktek para mahasiswa jurusan Ilmu Kelautan ini adalah kejadian aneh terakhir dari sederet peristiwa janggal sebelumnya. Karena kolam ini baru dibuat pada tahun 2014 kemarin. Peristiwa inilah yang paling menggemparkan, karena selain sebagai peristiwa terakhir, kejadian ini juga seakan memberi penjelasan atas terjadinya peristiwa yang sama pada waktu-waktu sebelumnya. Bahwa, pada setiap proses pembangunan gedung-gedung atau sejumlah tempat yang lain di UTM selalu memakan korban.
Sampai sekarang, kejadian-kejadian aneh tersebut belum diketahui penyebab utamanya. Umumnya kematian seseorang merupakan hal yang wajar, namun jika selalu terjadi pada waktu peristiwa yang sama, yaitu pada saat proses pembangunan sejumlah gedung di UTM, perlu dipertanyakan. Hal inilah yang tengah menjadi topik menarik dikalangan warga UTM , terutama dikalangan para mahasiswa. Dimana pada setiap pembangunan tempat di kampus ini tidak terlepas dari kematian salah satu pekerjanya. Namun, warga UTM menganggap bahwa hal tersebut adalah tumbal. Dimana untuk menyelesaikan pembangunan gedung-gedung di UTM harus memakan korban terlebih dahulu. Mengenai kebenarannya belum dapat dipastikan, karena itu hanyalah buah pikiran manusia.
Penulis: Rusmiati, mahasiswi S1 di Universitas Trunojyo Madura


EmoticonEmoticon