Wednesday, January 8, 2014

Gadis Skotlandia tidur 30 kali sehari


Sebuah vaksin seharusnya bisa memberikan kekebalan tubuh bagi seseorang. Namun, bagi gadis asal Skotlandia, Chloe Glasson, hidupnya justru berubah seperti mimpi buruk setelah dia mendapat vaksin untuk mencegah flu babi.
Empat bulan setelah Chloe diberi suntikan Pandemrix, gadis 15 tahun itu mengalami gangguan tidur dikenal sebagai Narkolepsi. Sekarang, tanpa peringatan, Chloe bisa tertidur sampai 30 kali saban harinya di mana saja dia berada, seperti dilansir surat kabar the Daily Mail, Senin (6/1).
Tentu saja, kejadian ini telah membuat kehidupan sekolahnya menjadi terganggu sebab dia sering tertidur di kelas. Namun, kondisi ini juga berpotensi berbahaya.




EmoticonEmoticon