Thursday, January 2, 2014

Bukti Cinta Pria Tua di Replika Taj Mahal



CINTA bisa membuat seseorang rela melakukan apa saja untuk orang yang disayanginya. Seperti pria tua India ini, yang rela membangun replika Taj Mahal untuk istrinya yang telah tiada.

Pada 1630, Kaisar India Shah Jahan membangun sebuah musoleum atau makam untuk mengenang istri tercintanya, Mumtaz Mahal yang meninggal. Makam tersebut kini dikenal sebagai Taj Mahal, lambang cinta abadi. 

Hal yang sama juga dilakukan oleh Faizul Hasan Kadari (77), seorang pensiunan tukang pos. Ia menghabiskan seluruh tabungannya untuk membangun replika Taj Mahal, dipersembahkan untuk istrinya yang meninggal pada 2011 lalu.

Saat tengah sekarat, istri Kadari, Tajammuli Begum khawatir bahwa ia dan suaminya akan terlupakan oleh dunia karena mereka tidak memiliki keturunan yang bisa mewariskan nama mereka. Karena itulah, Kadari berjanji akan membangun makam besar atas nama istrinya, sehingga dunia akan selalu mengingat mereka.




Kadari mungkin tidak sekaya Kaisar Shah Jahan, namun janji pada istri tercintanya ternyata lebih dari cukup untuk memotivasinya membangun replika Taj Mahal. Ia membangun replika ini bersama sekelompok pekerja di Agra, dengan biaya yang didapatnya dari menjual tanah, perhiasan dan semua tabungannya.

Ia membangun replika Taj Mahal ini diatas sebuah lahan seluas 1,5 kilometer persegi di luar rumah mereka di Bulandshahr. Sayangnya, pembangunan replika Taj Mahal ini sekarang harus diberhentikan untuk sementara karena uang yang dimiliki Kadari tidak cukup untuk melanjutkannya.


EmoticonEmoticon